Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Inovasi BSL-2 BPPT Siap Dioperasikan di Labkesda Tangsel

Selasa, 08 September 2020 | September 08, 2020 WIB Last Updated 2020-12-02T08:48:48Z

Kepala BPPT, Hammam Riza. (Foto : bppt.go.id)

Hallotangsel.com, Jakarta
– Inovasi Mobile Laboratory Biosafety Level-2 (BSL-2) Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) siap dioperasikan di Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) Tangerang Selatan.


Hal ini ditunjukkan dengan kehadiran BSL-2 BPPT yang ditempatkan di pelataran Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) Tangerang Selatan, Minggu (30/8/2020),  kemudian diserahkan ke PT. Bank Negara Indonesia (BNI) sebagai bantuan kepada Yayasan BUMN untuk membantu penanganan COVID-19, khususnya tes usap PCR (swab test) dengan cepat khususnya di wilayah Tangerang Selatan.


Kepala BPPT Hammam Riza menyampaikan, bahwa Mobile lab BSL-2 BPPT saat ini merupakan fasilitas yang penting untuk mendukung percepatan pengujian sampel terduga COVID-19.


"Dengan kapasitas pengujian hingga 600 sampel per 24 jam, diharapkan mobile lab BSL-2 BPPT ini dapat meningkatkan kapasitas pengujian sampel terduga COVID-19 di Indonesia," ungkap Hammam usai acara serah terima Mobile Lab BSL-2 ke PT. Bank BNI (Persero).


Disebutkan, salah satu kunci penanganan wabah COVID-19 di Indonesia adalah peningkatan kapasitas tracing melalui peningkatan jumlah pengujian sampel terduga COVID-19. Hammam juga menyebutkan, pengujian sampel dengan metode swab test PCR telah menjadi golden standard di dunia, karena tingkat akurasi dan sensitivitasnya yang tinggi.


Sebagaimana yang telah dinyatakan oleh WHO dan Kementerian Kesehatan, pengujian sampel terduga Covid-19 dengan metode PCR harus dilakukan di laboratorium yang memenuhi standar keamanan hayati level-2 atau BSL-2, guna menjamin keamanan personil penguji dan lingkungan sekeliling laboratorium.


"Menyoroti kebutuhan laboratorium seperti ini, untuk penanganan wabah COVID-19 di Indonesia, BPPT melakukan kerekayasaan untuk menghasilkan inovasi berupa sebuah laboratorium dengan standar BSL-2 yang aman dan akurat, untuk pengujian sampel terduga COVID-19, serta dapat dipindah-operasikan dengan mudah ke berbagai daerah yang membutuhkan, dengan didesain dan dibangun sepenuhnya oleh para perekayasa/peneliti BPPT dan mitranya yang tergabung dalam Task Force Riset dan Inovasi teknologi untuk Penanganan COVID-19 (TFRIC-19)," papar Hammam.


Mobile Lab BSL-2  dibangun dengan berdasarkan 3 konsep: mobile, aman dan akurat, serta telah divalidasi oleh Asosiasi Biorisiko Indonesia. Ia pun memberi apresiasi kepada PT. BNI (Persero) yang telah memanfaatkan produk mobile lab BSL-2 karya anak bangsa, untuk mendukung upaya peningkatan kapasitas pengujian Nasional untuk percepatan deteksi dan skrining terhadap dampak penyebaran pandemik Covid-19 di Indonesia.


Perlu diketahui Mobile Lab BSL-2 ini, sebelumnya telah diresmikan operasionalnya oleh Menteri Riset dan Teknologi dan disaksikan antara lain oleh Ketua Gugus Tugas Pengendalian COVID-19 Nasional dan Panglima TNI Angkatan Darat pada Juni 2020 lalu di RS TNI AD. Moh. Ridwan Meuraksa, Jakarta Timur.


Menristek Bambang P.S. Brodjonegoro  yang juga hadir, memberi apresiasi atas kerja keras BPPT mewujudkan inovasi Mobile Lab BSL-2. “Berawal dari ide hingga bisa dirasakan masyarakat manfaatnya. Mulai dari mobile lab yang dibangun diatas trailer, hingga (tipe yang dibangun di dalam) bus di generasi selanjutnya, tanpa mengorbankan standar kualitas," papar Menristek.


Menristek juga  menjelaskan, di mobil itu bisa dilakukan pemeriksaan usap PCR secara dua tahap dengan jumlah 600 sampel per hari. "Semoga, dengan adanya mobil ini bisa memenuhi target yakni pemeriksaan tes usap PCR sebanyak 30.000 per hari," ujarnya.


Sementara Walikota Tangerang Selatan Airin Rachmy Diany juga menyampaikan ungkapan terima kasih atas keberadaan fasilitas Mobile Lab BSL-2 di wilayahnya.  "Semua pihak harus beriringan menghadapi penyebaran virus Covid. Di hilir pemerintah berkewajiban memastikan sarana dan prasarana terpenuhi. Sedangkan di hulu, adalah bagaimana membuat masyarakat berdisiplin," tuturnya. (inf)

×
Berita Terbaru Update