Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Polisi Menyimpulkan, Pelaku Pencoretan Mushala Alami Depresi

Kamis, 01 Oktober 2020 | Oktober 01, 2020 WIB Last Updated 2020-10-01T08:24:27Z

Pencoretan di Mushala Darussalam, RT05/08 Perumahan Villa Tangerang Elok. (Foto : semarak.co)

Hallotangsel.com, Tangerang
- Penyidik Polresta Kabupaten Tangerang sudah melakukan pengecekan psikologi terhadap tersangka kasus pencoretan atau vandalisme di Mushala Darussalam, RT05/08 Perumahan Villa Tangerang Elok, Kelurahan Kutajaya, Kecamatan Pasarkemis, Kabupaten Tangerang, Banten. 


Hasilnya, polisi menyimpulkan bahwa tersangka bernama Satrio Seorang mahasiswa berumur 18 tahun itu mengalami depresi.


"Tes oleh psikolog sudah dilakukan dan hasilnya menyatakan dia depresi," ungkap Kombes Pol Ade Ary Syam Indardi, Kapolresta Tangerang Kabupaten saat dihubungi rri.co.id, Kamis (1/10/2020).


Namun, Ade tidak menjelaskan secara rinci bentuk depresi seperti apa yang dialami oleh tersangka. Dia hanya menyebut pihaknya hanya terfokus kepada pokok kasus, yakni aksi vandalisme di dalam rumah ibadah.


"Kita fokus kepada pembuktian pidananya untuk itu proses penyidikan tetap kami lanjutkan," imbuhnya.


Diketahui, pelaku vandalisme Mushala Darussalam, Satrio sudah ditetapkan sebagai tersangka dengan dijerat dengan Pasal 156 (a) dan atau pasal 156 KUHP. Aksinya mencoret musala dan merobek Al Quran bisa menimbulkan permusuhan dan dinilai menodai agama dan terancam hukuman maksimal 5 tahun penjara. Demikian, seperti dikutip rri.co.id. (*/rad)

×
Berita Terbaru Update