Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Penjelasan Kemlu RI Terkait Kunjungan Staf Kedubes Jerman ke Markas FPI

Minggu, 20 Desember 2020 | Desember 20, 2020 WIB Last Updated 2020-12-21T07:16:47Z

Gedung Pancasila Jakarta. /Instagram.com/@femadnin.

HALLO TANGSEL
 - Pada hari Minggu, 20 Desember 2020, Kementerian Luar Negeri telah memanggil Kepala Perwakilan Kedutaan Jerman di Jakarta.


Seperti diketahui, pada Kamis, 17 Desember 2020,  Front Pembela Islam (FPI) mengklaim bahwa markas DPP FPI di Petamburan, Jakarta Pusat, telah didatangi oleh perwakilan Kedutaan Besar Jerman untuk Republik Indonesia. 


Pemanggilan Kepala Perwakilan Jerman ini terkait dengan klarifikasi dan menyampaikan protes atas kegiatan Staf Kedutaan Jerman di Jakarta yg mendatangi sebuah organisasi di Petamburan beberapa hari yang lalu.


Dikutip dari laman resmi Kemenlu RI, Senin, 21 Desember 2020, berikut ini adalah penjelasan lengkap 7 Poin Pernyataan Kemlu RI Terkait Klarifikasi dan Penyampaian Protes kepada Kedubes Jerman, sebagai berikut:


Pertama, Pada hari Minggu, 20 Desember 2020, Kementerian Luar Negeri telah memanggil Kepala Perwakilan Kedutaan Jerman di Jakarta untuk meminta klarifikasi dan menyampaikan protes atas kegiatan Staf Kedutaan Jerman di Jakarta yg mendatangi sebuah organisasi di Petamburan beberapa hari yang lalu.

 

Kedua, Dalam pertemuan, Kepala Perwakilan Kedutaan Besar Jerman membenarkan keberadaan staf Kedutaan di sekretariat organisasi tersebut. Kepala Perwakilan  Kedubes Jerman menyampaikan  bahwa keberadaan staf Kedubes Jerman di tempat tersebut dan pertemuan yang dilakukan adalah atas inisiatif pribadi tanpa mendapatkan perintah atau sepengetahuan pimpinan Kedutaan Besar Jerman.

 

Ketiga, Atas kejadian ini, Kepala Perwakilan Kedubes Jerman sampaikan permintaan maaf dan penyesalannya atas kejadian tersebut.

 

Keempat, Kepala Perwakilan Kedubes Jerman juga menyangkal isi berbagai pernyataan yang disampaikan salah satu pimpinan ormas dimaksud. Kepala Perwakilan Kedubes Jerman memastikan bahwa insiden tersebut tidak mencerminkan kebijakan Pemerintah dan Kedutaan Besar Jerman  serta menolak tegas kesan bahwa kedatangan staf Kedutaan tersebut sebagai bentuk dukungan Jerman kepada organisasi tsb.

 

Kelima, Kedutaan Jerman juga secara tegas menyampaikan dukungan dan komitmen pemerintah Jerman untuk melanjutkan kerja sama bilateral dengan Indonesia untuk melawan intoleransi, radikalisme, dan ujaran kebencian.


Keenam, Kementerian Luar Negeri menuntut agar Kedutaan Besar Jerman  memberikan pernyataan resmi kepada publik sebagaimana yang dijelaskan kepada Kementerian Luar Negeri.

 

Ketujuh, Kedubes Jerman menyampaikan bhw staff diplomatik tersebut  telah diminta kembali segera untuk mempertanggung-jawabkan tindakannya dan memberikan klarifikasi kepada pemerintahnya. (*/bud)

×
Berita Terbaru Update