Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Raker dengan Menkes, Politisi PDIP Ribka Tjiptaning Nyatakan Menolak Divaksin Covid-19

Selasa, 12 Januari 2021 | Januari 12, 2021 WIB Last Updated 2021-01-13T03:29:18Z

Anggota Komisi IX DPR RI Ribka Tjiptaning. /Dok. dpr.go.id.

HALLO TANGSEL
 - Anggota Komisi IX DPR RI Ribka Tjiptaning menolak untuk divaksinasi Covid-19. 


Politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) ini masih meragukan keamanan dari vaksin.


Hal ini diungkapkannya dalam rapat kerja Komisi IX DPR RI bersama Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin pada Selasa 12 Januari 2021.


"Saya tetap tidak mau divaksin, maupun sampai yang 63 tahun bisa divaksin," kata Ribka.


Wanita berusia 61 tahun itu bahkan mencontohkan sejumlah konsekuensi yang dihadapi penerima vaksin, misalnya pada vaksin polio dan kaki gajah yang menimbulkan dampak seperti lumpuh hingga meninggal dunia di beberapa daerah.


"Jangan main-main vaksin ini. Jangan main-main. Saya pertama yang bilang saya menolak vaksin. Kalau dipaksa, pelanggaran HAM. Ngga boleh maksa begitu," ujarnya.


Sebelumnya, BPOM telah mengeluarkan izin penggunaan darurat atau emergency use authorization (EUA) vaksin Sinovac.


 BPOM menyebut bahwa vaksin Sinovac memiliki efikasi sebesar 65,3 persen.


Kepala BPOM Penny K. Lukito memastikan vaksin Covid-19 Sinovac aman digunakan. 


Menurutnya, efek samping yang ditimbulkan bersifat ringan hingga sedang.


Efek samping bersifat lokal antara lain berupa nyeri, iritasi, pembengkakan. Sementara efek samping sistemik, berupa nyeri otot, fetik, dan demam. (rad)

×
Berita Terbaru Update